3 Dosa Besar yang Dianggap Biasa dan Sering Dikerjakan

0
44
dosa besar

Setiap manusia tentunya tidak pernah terlepas dari kesalahan dan terjatuh kedalam lubang kemaksiatan. Orang yang berbuat dosa, pasti akan sering kita dengar. Mulai dari dosa kecil, hingga dosa besar pasti pernah dilakukan oleh manusia. Tapi tahukah anda, bahwa ada dosa besar yang dianggap biasa oleh banyak orang.

Dosa Besar yang Dianggap Biasa

Cara menyikapi dosa ini berbeda-beda, ada yang senang berlama-lama dalam melakukan perbuatan dosa dan tidak sadar akan dosanya tersebut. Sehingga ada diantara mereka meninggal dalam keadaan sedang melakukan perbuatan maksiat, dan meraka inilah adalah orang-orang yang merugi.

Tetapi, ada pula yang ketika mereka berbuat suatu kemaksiatan, mereka cepat-cepat mengingat dan kembali kepada Allah ta’ala. Mereka tidak menunggu waktu yang lama untuk bertaubat, dan hal inilah perbuatan paling baik dalam mengambil sikat. Hal ini seperti yang disabdakan oleh Rosulullah Shalallahu ‘alaihi wa salam.

كل بني آدم خطاء وخيرخطائين التوابون

“Semua anak adam pasti banyak melakukan kesalahan, Dan sebaik-baik orang yang berbuat kesalahan adalah orang yang bertaubat.”

Seperti yang sudah disabdakan oleh Rosulullah, bahwa sebaik-baik orang yang berbuat dosa adalah orang yang bertaubat. Untuk itu, alangkah baiknnya saat kita melakukan sebuah kesalahan ataupun dosa, kita langsung mengingat serta meminta ampun kepada Allah ta’ala. Dibawah ini, kami akan memberikan dosa besar yang dianggap biasa oleh kebanyakan orang. Simak hadist dibawah ini.

عن أبي بكرة قال : كنا عند رسول الله ألا أنبئكم بأكبر كبائر ثلاثا : الإشراك بالله و عقوق الوالدين وشهادة الزور أو قول الزور. وكان رسول الله متكئا فجلس فما زال يكررها حتى قلنا ليته سكت

“Dari Abu bakrah Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Suatu hari kami pernah bersama Rosulullah Shalallahu ‘alaihi wa salam, kemudian beliau bersabda: Maukah kalian ku kabarkan mengenai dosa-dosa besar yang paling besar? (Beliau mengucapkan 3 kali), Yaitu berbuat syirik kepada Allah, durhaka kepada orang tua, dan kesaksian palsu atau berkata dusta. Dan ketika itu Rosulullah Shalallahu ‘alaihi wa salam dalam keadaan bersandar dan beliau duduk sambil mengulang-ulang perkataan itu sampai kami (para sahabat) berkata: Mudah-mudahan beliau diam.” (HR. Bukhari dan Muslim)

1. Berbuat Syirik Kepada Allah

3 dosa besar yang dianggap biasa

Dosa besar yang dianggap biasaya yang pertama adalah syirik kepada Allah. Kita tahu sendiri bahwa syirik merupakan dosa yang paling besar. Syirik ini adalah menyekutukan Allah ta’ala dengan segala bentuk ibadah. Yang mana seharusnya ibadah tersebut hanya ditujukan kepada Allah ta’ala saja.

Alla Subhana wa ta’ala berfirman yang artinya “Katakanlah (Wahai Muhammad) sesungguhnya sholatku, sembelihanku, hidupku, dan matiku hanya untuk rabb semesta alam. Tidak ada sekutu baginya, dan begitulah aku diperintahkan, dan aku adalah orang-orang yang berserah diri.” (QS. Al-An’am: 162-163)

Syrik ini terbagi menjadi dua, yaitu syirik kecil dan syirik besar. Salah satu contoh syirik kecil ini adalah riya’, yaitu seseorang yang ketika melakukan suatu kebaikan dalam rangka ingin mendapatkan puijian oang lain. Sedangkan contoh dari syirik besar adalah bersumpah dengan nama selain Allah, dan memberikan sembelihannya kepada kuburan atau yang lainnya.

Perbuatan syirik ini merupakan suatu kedzaliman yang besar, karena orang yang berbuat syirik memberikan ibadahnya bukan pada tempatnya. Dosa syirik ini tidak akan diampuni oleh Allah ta’ala kecuali dengan taubat yang sungguh-sungguh. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

إن الله لا يغفر أن يشرك به ويغفرما دون ذلك لمن يشاء

“Allah tidak akan mengampuni dosa syirik dan akan mengampuni yang lainnya bagi siapa yang ia kehendaki” (QS. An-Nisa: 48)

Dan karena inilah Allah Mengencam keras orang-orang yang berbuat syirik dengan mengharamkan surga bagi mereka dan meraka akan kekal di dalam neraka. Lihat di QS. Al-Maidah: 72.

Baca Juga: Amalan Sunnah di Bulan Ramadhan

2. Durhaka Kepada kedua Orang Tua

3 dosa besar

 

Dosa besar yang dianggap biasa yang kedua adalah durhaka kepada orang tua. Fenomena yang terjadi sekarang ini sangatlah menyedihkan, terutama pada kalangan pemuda-pemuda islam zaman ini. Bahwasanya mereka sudah melupakan kedua orang tuanya dengan mendurhakainya. Apakah mereka tidak mengetahui pengorbanan kedua orang tua mereka ketika ia kecil? Terutama seorang ibu.

Yang mana, ibu telah melahirkan serta merawat kita tumbuh menjadi seorang pemuda. Maka tidak bisa diragukan lagi, bahwa hukum berbakti kepada kedua orang tua adalah wajib atas setiap anak, dan durhaka kepada orang tua merupakan dosa yang besar dan ancamannya tidak akan masuk kedalam surga. Seperti yang disabdakan oleh Rosulullah.

رغم أنف ثم رغم أنف ثم رغم أنف. قيل من يا رسول الله ؟ قال:من أدرك أبويه عند الكبر أحدهما أو كلاهما فلم يدخل الجنة

“Sungguh telah merugi, Sungguh telah merugi, Sungguh telah merugi. Dikatakan kepada Rosulullah: Siapa itu wahai rosulullah? Beliau menjawab: Barang siapa yang mendaati kedua orang tuanya dalam keadalah sudah tua atau salah satunya atau keduanya, tetapi ia tidak bisa masuk kedalam surga.” (HR. Muslim)

Berbakti kepada orang tua ini bisa dengan berkata lembut kepada meraka, bahkan mengucapkan kata “AH” saja tidak boleh. Kalian bisa cek di Quran surat Al-Isra’:23.

Dosa besar yang dianggap biasa ini sudah banyak terjadi dikalangan pemuda. Tidak hanya itu, kita bisa melihat sendiri banyak sekali anak yang meletakkan orang tuanya di panti jompo. Padahal kedua orang tua ini bisa kita jadikan ladang pahala dan mengantarkan kita masuk kedalam surga.

Berbakti kepada orang tua tidak hanya ketika mereka masih hidup di dunia. Setelah orang tua meninggal, kita masih diwajibkan untuk berbakti sebagai seorang anak. Yaitu dengan cara selalu mendoakan keduannya, dan tentunya menyambung tali silahturahmi kepada kerabat maupun teman-teman mereka.

3. Berkata Dusta

dosa besar yang dianggap biasa

Pada zaman sekarang ini, kita mulai jarang menjumpai orang-orang yang berkata sesuai dengan kebenaran, ataupun jujur dalam berkata. Inilah dosa besar yang dianggap biasa sering dilakukan pada zaman sekarang ini. Orang yang berkata tidak sesuai dengan kebenaran, maka akan terancam keselamatan bagi dirinya maupun keluarganya.

Padahal Rosulullah Shalallahu ‘alaihi wa salam sudah memperingati kita akan bahaya berkata dusta ini.

Rosulullah Shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda: “Hati-hatilah kalian dari dusta, Karena dusata itu menjerumuskan ke dalam perbuatan keji, dan perbuatak keji itu akan memasukkannya kedalam neraka.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Bersaksi dan berkata jujur ini sangatlah berat dan membutuhkan kesabaran serta keteguhan yang besar dalam segala hal, walaupun saat bercanda. Rosulullah shalallahu ‘alaihi wa salam menjamin orang-orang yang meninggalkan perbuatan dusta ini dengan membangunkan rumah disurga.

Baca Juga: Cara Memperlancar Rezeki Menurut Islam

Itulah sedikit yang bisa saya sampaikan mengenai dosa besar yang dianggap biasa oleh banyak orang. Hal ini semoga kita bisa terhindar dari terjeremus dalam dosa-dosa tersebut.

Semoga Allah ta’ala selalu memberikan kita taqwa dan selalu menjaga diri kita diatas kebenaran. Dan semoga Alla menjaga kita dari perbuatan dosa. Aamiin. Wallahu a’lam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here